Nov 7, 2017
76 Views
0 0

Seluruh Tenaga Honorer Bintan Akan Masuk Program Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan BPJS

Written by

POROS MEDIA – Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Bintan terhadap tenaga honorer di lingkungan pemerintah kabupaten bintan, seluruh tenaga honorer yang bekerja di lingkungan kabupaten bintan akan diikut sertakan sebagai anggota program jaminan sosial ketenaga kerjaan BPJS, hal tersebut diungkapkan oleh wakil bupati bintan Drs. Dalmasri Syam, MM saat membuka sosialisasi program jaminan sosial ketenaga kerjaan BPJS bagi tenaga honorer di kabupaten bintan yang dilaksanakan di aula kantor bupati bintan, Selasa (07/11) pagi.

Bintan (PorosMedia) – Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Bintan terhadap tenaga honorer di lingkungan pemerintah kabupaten bintan, seluruh tenaga honorer yang bekerja di lingkungan kabupaten bintan akan diikut sertakan sebagai anggota program jaminan sosial ketenaga kerjaan BPJS, hal tersebut diungkapkan oleh wakil bupati bintan Drs. Dalmasri Syam, MM saat membuka sosialisasi program jaminan sosial ketenaga kerjaan BPJS bagi tenaga honorer di kabupaten bintan yang dilaksanakan di aula kantor bupati bintan, Selasa (07/11) pagi.

Wakil Bupati Bintan, Drs. Dalmasri, MM dalam sambutannya juga menginstruksikan kepada seluruh tenaga honorer agar melaksanakan pekerjaan dengan baik dan serius, datang dan pulang tepat pada waktunya, patuh terhadap peraturan yang berlaku serta loyal kepada atasan tempat masing-masing ditugaskan, empat poin tersebut merupakan timbal balik dari telah di ikut sertakan seluruh tenaga honorer sebagai anggota program jaminan sosial ketenaga kerjaan BPJS yang telah diprogramkan pemerintah kabupaten bintan terhadapat tenaga honorer pemkab bintan,” ungkapnya

Lanjutnya, didalam program sosial ketenaga kerjaan BPJS terdapat beberapa jaminan lagi yang diharapkan dapat memberikan ketenangan saat bekerja bagi seluruh tenaga honorer, jaminan itu antara lain jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian dan jaminan hari tua, ketiga jaminan itu kesemuanya ditanggung oleh APBD kabupaten bintan,” tegasnya

“Ini merupakan komitmen pemerintah kabupaten bintan dalam memberikan perlindungan dalam bekerja bagi tenaga honorer yang ada di kabupaten bintan dan dilihat dari seluruh kabupaten / kota di propinsi kepulauan riau mungkin baru kabupaten bintan saja yang menerapkan program ini,” tutupnya

Sementara itu, Ka. BPJS ketenaga Kerjaan tanjungpinang Jefri Suwandi saat memberikan laporan tentang pelaksanaan sosialisasi program BPJS mengatakan bahwa Sesuai dengan UU No 24 Tahun 2011, PT. ASKES dan JAMSOSTEK yang telah diubah menjadi BPJS yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan sosial bagi seluruh masyarakat indonesia termasuk untuk mengcover program yang dilakukan pemerintah kabupaten bintan terhadap tenaga honorer yang ada di lingkungan kabupaten bintan,” tuturnya

Program sosial ketenaga kerjaan BPJS yang meliputi tiga aspek jaminan ini kesemuanya menjadi tanggungan pemberi pekerjaan yang dalam hal ini pemerintah kabupaten bintan terhadap seluruh tenaga honorer, kami sebagai pihak BPJS ketenaga kerjaan sangat mengapresiasikan pemerintah kabupaten bintan karena konsen terhadap perlindungan ketenagakerjaan bagi tenaga honorer di kabupaten bintan,” ungkapnya

“Baru pemerintah kabupaten bintan saja yang memberikan jaminan perlindungan kerja terhadap tenaga non PNS atau tenaga honorernya, maka dari itu sebagai bentuk apresiasi pihak BPJS, maka pemerintah kabupaten bintan akan di ikut sertakan sebagai utusan propinsi kepri sebagai nominasi penghargaan yang akan diadakan pemerintah pusat bagi instansi pemerintah yang mengikut sertakan program jaminan sosial ketenaga kerjaan kepada seluruh tenaga non PNS di seluruh instansi yang ada di lingkungan pemerintah kabupaten bintan.
[15:45, 7/11/2017] Farizan: Bupati Bintan : Tahun 2018, Progam Prioritas Akan Tetap Dilanjutkan.

Media Centre Bintan – Dalam Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepahaman KUA PPAS APBD TA 2018 dan Penyampaian Ranperda Penyelenggaraan Pendidikan dan Perubahan Organisasi Perangkat Daerah di Kantor DPRD Kabupaten Bintan, Selasa pagi (7/11).

Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos menyampaikan bahwa beberapa program prioritas dipusatkan kepada beberapa leading sektor seperti Pendidikan, Kesehatan dan juga Pariwisata. Di Bidang Pendidikan, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan tidak hanya memusatkan pada bidang infrastruktur pendidikan namun juga beberapa program dan bantuan dalam rangka menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM). Selain itu, beberapa program pembangunan prioritas bagi penyempurnaan infrastruktur tetap akan dilanjutkan seperti pembangunan Stadion Olahraga dan juga pembangunan Jembatan Pengujan.

” Kita akan tetap melanjutkan beberapa program prioritas pembangunan seperti stadion dan juga jembatan Pengujan , selain itu kita juga akan membangun infrastruktur penunjang Dunia Pariwisata dan, melanjutkan program serta bantuan Bidang Pendidikan dan Kesehatan dengan diprediksi kenaikan PAD rata-rata 15,39 % hingga total Belanja Anggaran Tahun 2018 mencapai 1,04 Triliun ” ujarnya.

Sementara itu, dikatakannya juga bahwa terkait perubahan organisasi perangkat daerah rencananya fungsi Tenaga Kerja akan dipisahkan dari fungsi Perijinan, karena hal ini mengacu pada Permendagri Nomor 100, sedangkan pengajuan SOTK Dinas Kominfo akan lebih difungsikan dalam rangka menciptakan pemerintahan yang berbasis e Government dan e Planning.

” bagaimana fungsi pelayanan kepada masyarakat dikedepankan menjadi lebih baik lagi, rencananya Dinas Kominfo menjadi bagian penting dalam menjalankan pemerintahan yang transparansi dan clean and good governance dengan menerapkan sistem e government atau e planning di semua dinas, selain itu juga menjalankan fungsi smart city sehingga masyarakat dapat dengan mudah dimana seluruh pelaporan dinas akan diintegrasikan oleh Dinas Kominfo nantinya tentunya disesuaikan dengan anggaran yang ada ” tutupnya. (Hum/red)

Article Categories:
Kepri

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *